Sunday, March 10, 2019

CONTOH RPP BAHASA INDONESIA KELAS 10, MEMAHAMI TEMA DAN SUASANA TEKS PUISI- KURTILAS


Text Box: FORM 02 – POS – SMAIZ – KUR - 02RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                                   : SMA IZADA
Mata Pelajaran                        : Bahasa Indonesia
Kelas/Semester                        : X/Genap
Materi Pokok                          : Teks Puisi 
Alokasi Waktu                        : 2 x 45’ (2 JP)  

A.    Kompetensi Inti
KI  1  :  Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2   :  Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli gotong royong, kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan pro-aktif  sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya  tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,  kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
KI  4 :  Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B.     Kompetensi Dasar  dan Indikator Pencapaian Kompetensi
KOMPETENSI DASAR
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
3.16 Mengidentifikasi suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung  dalam antologi puisi yang diperdengarkan atau dibaca.

·     Menjelaskan suasana, tema, dan makna beberapa puisi yang terkandung pada teks puisi yang di dengar.

4.16 Mendemonstrasikan (membacakan atau memusikalisasikan) satu puisi dari antologi puisi atau kumpulan puisi dengan  memerhatikan vokal, ekspresi, dan intonasi (tekanan dinamik dan tekanan tempo)

·    Mengkreasikan sebuah puisi karya sastrawan terkenal ke dalam bentuk musikalisasi puisi dengan memerhatikan vocal, ekspresi, dan intonasi.


C.    Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan mengidentifikasi, peserta didik dapat menjelaskan tema, suasana, dan makna puisi yang didengar dan dibaca, serta dapat mengkreasikan sebuah puisi ke dalam bentuk musikalisasi puisi sehingga mampu membangun kegiatannya secara mandiri serta menumbuhkan sikap cermat, teliti dan kreatif.

D.    Materi Pembelajarana
v  Fakta :

Teks puisi

v  Konsep :

Puisi merupakan karya sastra yang imajinatif dan menggunakan kata-kata kias (Indah). Adapaun hal-hal yang harus diperhatikan pada teks puisi meliputi:
a)      Tema         : Gambaran umum dari sebuah puisi
b)      Suasana     : Perasaan yang terjadi setelah membaca atau menulis teks puisi
c)      Makna       : Isi dan maksuda yang terkandung dalam puisi
           
v  Prosedural :
Langkah-langkah menemukan tema puisi:
a)      Membaca terlebih dahulu puisi secara keseluruhan
b)      Jika memungkinkan, carilah kata kunci yang mewakili dari keseluruhan kata puisi.
c)      Kata kunci yang telah ditentukan kemudian dijadikan simpulan sebagai bentuk secara umum dari isi teks puisi.

Langkah-Langkah menemukan suasana puisi:
a)      Membaca dan memahami setiap kata dalam puisi
b)      Rasakan setiap kata yang disajikan
c)      Menentukan perasaan yang terjadi setelah membaca puisi tersebut secara umum.

Langkah- Langkah menemukan makna puisi
a)      Membaca dan memahami setiap larik puisi
b)      Perhatikan bentuk detail yang terjadi pada puisi tersebut.
c)      Menafsirkan per bait puisi dengan menggunakan bahasa sendiri.
v  Metakognitif :
Teks puisi sangat berkaitan dengan kebutuhan era millennial untuk bersaing di dunia global, sehingga memungkinkan siswa untuk berpikir kreatif dan menggali dayaa penalarannya. Kemudian, puisi yang diambil adalah puisi dengan tema percintaan dan perjuangan, hal ini sesuai dengan kenyataan yang ada, yaitu masa-masa siswa yang dipenuhi dengan perasaan cinta, serta keharusan siswa mengapresiasi tentang makna perjuangan.

E.     Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran           :    Discovery Learning
Metode Pembelajaran         :    Penugasan, tanya jawab, dan diskusi


F.     Media Pembelajaran
Media        : whiteboard, alat tulis, Laptop, dan kertas.

G.    Sumber Pembelajaran
1)      Buku Siswa Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik untuk kelas X Kemendikbud 2015
2)      Cerdas Berbahasa Indonesia Untuk SMA/MA Kelas X, Penerbit Erlangga 2015


H.    Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan
Deskripsi Kegiatan
PPK
Alokasi Waktu
Pendahuluan

1.     Peserta didik merespon salam tanda mensyukuri anugerah Tuhan.
2.     Peserta didik menjawab pertanyaan dari guru terkait siswa yang tidak hadir di kelas.

Motivasi dan Apersepsi
3.     Peserta didik melakukan apersepsi untuk motivasi belajar.
4.     Peserta didik mendapatkan informasi terkait tujuan belajar dan hubungan tentang materi sebelumnya.
Religius
20 menit
Inti
Stimulation (stimullasi/ pemberian rangsangan)
1.     Peserta didik diberikan video terkait puisi

Problem statemen (pertanyaan / identifikasi  masalah)
  1. Peserta didik menjawab pertanyaan terkait video yang telah disajikan sesuai pertanyaan yang telah diarahkan oleh Guru.
  2. Peserta didik diberikan worksheet yang di dalamnya terdapat bentuk soal teks puisi yang harus ditentukan tema, makna, dan suasana.

Data collection (pengumpulan data)
4.     Peserta didik mencari pendapat terkait tema, suasana, dan makna puisi dari teman terdekatnya.
5.     Peserta didik mendapatkan pengertian dari suasana, tema, dan makna pada puisi dari arahan Guru.

Data processing (pengolahan Data)
  1. Peserta didik menuliskan berbagai sumber yang didapat tentang pengertian tema, suasana, dan makna puisi ke dalam bentuk kertas tugas.
Verification (pembuktian)
  1. Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya terkait pengertian tema, suasana, dan makna dalam puisi.
  2. Peserta didik mendapatkan informasi sebenarnya tentang pengertian tema, suasana, dan makna dari guru berdasarkan sumber yang kuat.
  3. Peserta didik menentukan tema, makna, dan suasana sari puisi dalam worksheet yang mereka dapatkan dari Guru.
  4. Peserta didik menanyakan hal yang masih belum dimengerti kemudian Guru memberikan arahan sebagai bukti.
Generalizatio (menarik kesimpulan)
  1. Peserta didik menarik simpulan terkait hasil kerja yang mereka lakukan berdasarkan worksheet yang didapatkan.
  2. Peserta didik dan guru bersama-sama menarik simpulan terkait tema, makna, dan suasana puisi.




Literacy


Critical







Collaborative



Literacy





Literacy

Critical





Creative and
Collaborative









50 menit
Penutup

1.      Guru melakukan umpan balik untuk mengetahui daya serap siswa dengan meminta siswa menjawab pertanyaannya secara langsung.
2.      Peserta didik mengemukakan hikmah yang ia dapatkan selama pembelajaran.
3.      Guru mengakhiri pelajaran dengan memberikan motivasi belajar pada peserta didik

10 menit

I.       Penilaian Pembelajaran
1.      Teknik Penilaian:
a)      Penilaian Pengetahuan        : Tes langsung secara lisan
b)      Penilaian Keterampilan       : Praktik tes tertulis
2.      Bentuk Penilaian                  
a)      Tes lisan                              : Disajikan beberapa pertanyaan tentang materi teks puisi
b)      Praktik                                : Rubrik penilaian terlampir
3.      Instrumen Penilaian (terlampir)
4.      Remedial
a)      Pembelajaran remedial dilakukan bagi siswa yang capaian KD nya belum tuntas
b)      Siswa yang diremidial akan diberikan arahan tugas yang sama, namun dengan teks puisi yang berbeda. Tentunya dengan evaluasi tentang materi teks puisi yang telah disampaikan.



Tangerang Selatan,  26  Februari  20119
Mengetahui,
Kepala sekolah                                                                                           Guru Mata Pelajaran



Tanti Farianti, S.E., M.Pd                                                                          Asep Robi Anggana, S.Pd. 
































LAMPIRAN 1
Rubrik Penilaian Pengetahuan
SMA IZADA, kelas 10

Pertanyaan
Penilaian
Keterangan
Jelaskan pengertian puisi!
25= Jika siswa berani dan menjawab benar
22= Jika siswa berani dan mendekati benar
20= Jika siswa berani dan menjawab salah
15= Jika siswa tidak menjawab pertanyaan

Jelaskan pengertian suasana
25= Jika siswa berani dan menjawab benar
22= Jika siswa berani dan mendekati benar
20= Jika siswa berani dan menjawab salah
15= Jika siswa tidak menjawab pertanyaan

Jelaskan pengertian tema
25= Jika siswa berani dan menjawab benar
22= Jika siswa berani dan mendekati benar
20= Jika siswa berani dan menjawab salah
15= Jika siswa tidak menjawab pertanyaan

Jelaskan pengertian makna puisi
25= Jika siswa berani dan menjawab benar
22= Jika siswa berani dan mendekati benar
20= Jika siswa berani dan menjawab salah
15= Jika siswa tidak menjawab pertanyaan



































LAMPIRAN 2
RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN
SMA IZADA, TEKS PUISI
Kelas 10

Kegiatan
Kriteria Penilaian
Katerangan
Sheet 1
Pengumpulan informasi terkait pengertian tema, makna, dan suasana dari berbagai sumber
30= Jika data yang tertulis memiliki perbedaan signifikan antar ke tiganya.
25= Jika data yang tertulis memiliki kemiripan antar 2 kolom
20= jika data yang tertulis memiliki kemiripan antar ke 3 nya.
15 menit
Sheet 2
Menentukan makna puisi
40= jika ke 5 tugas yang diajukan dijawab benar keseluruhan
35= jika jawaban siswa benar 4 dari 5 tugas yang diarahkan
30= jika jawaban siswa benar  3 dari 5 tugas yang diarahkan
25= Jika jawaban siswa benar di bawah 3 dari 5 tugas yang diarahkan
25 menit
Sheet 3
Menentukan tema dan suasana puisi
30= Jika penentuan tema, suasana, dan pendapat dijawab tepat
25= jika dijawab benar 2 dari 3 pertanyaan yang diarahkan.
20= jika dijawab benar 1 dari 3 pertanyaan yang diarahkan
15= jika tidak ada yang benar
10 menit








CONTOH SOAL BAHASA INDONESIA TENTANG TEKS BIOGRAFI, 10 SMA


ULANGAN BAHASA INDONESIA
BIOGRAFI, KELAS 10
         SMA IZADA ISLAMIC SCHOOL

1.     Jelaskan perbedaan biografi dengan autobiografi!
2.     Cermati paragraf di bawah ini!

ARA PARINDRA
Ara Parindra merupakan salah satu tokoh kebanggaan Indonesia. Kontribusinya sekaligus mengharumkan negeri di kancah Internasional di bidang Bahasa Indonesia. Ara (begitulah panggilannya) lahir di Bandung, 04 Juli 1995. Ia menyelesaikan S1 di Universitas Indonesia jurusan sastra Indonesia serta pernah menjadi Duta Bahasa pada tahun 2013. Perjuangannya memperkenalkan bahasa Indonesia di berbagai negara sungguh melalui proses perjuangan yang sangat panjang.
….
....

Tulislah bagian struktur Kejadian penting dan reorientasi berdasarkan paragraf biografi di atas. Adapun untuk ide ceritanya diserahkan kepada Anda, sekreatif mungkin. Adapun aturannya:
a.       Tidak disingkat-singkat katanya
b.      Minimal 1 paragraf untuk bagian kejadian penting
c.       Minimal 1 paragraf untuk bagian re-orientasi
3.      Pernahkah Anda menonton film? Maka, buatlah 3 hal yang menarik dan 7 hal yang dapat diteladani dari sikap tokoh dalam film yang Anda tonton!
4.      Kaidah kebahasaan teks biografi meliputi penggunaan pronomina, kata kerja aktif, kata kerja pasif, Adjektiva, Konjungsi, dan Nomina. Buatlah 1 kalimat dari masing-masing kaidah tersebut, kemudian garis bawahi bagian kaidahnya!

SELAMAT MENGERJAKAN


Wednesday, January 23, 2019

RPP BAHASA INDONESIA KELAS 11 TENTANG TEKS DRAMA


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Sekolah                                   : SMA
Mata Pelajaran                        : Bahasa Indonesia
Kelas/semester                       : 11/2
Standar Kompetensi               : Mendemonstrasikan dialog drama berdasarkan gerak-gerik
secara spontan
Indikator                                  : Siswa mampu mempraktikan dialog drama berdasarkan gerak
gerik secara spontan
Alokasi waktu                          : 4x 40 menit

1.    Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat mempraktikkan dialog drama berdasarkan gerak-gerik secara spontan

2.    Materi Pembelajaran
a.    Aspek penting dalam menghayati teks drama.

3.    Metode Pembelajaran
a.    Diskusi
b.    Berbasis Projek
c.    Kooperatif Learning

4.    Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran
a.    Kegiatan Awal
a)    Siswa menjawab salam dari Guru
b)    Siswa memberikan informasi terkait siswa yang tidak hadir
c)    Siswa dan Guru bersama-sama melakukan apersepsi berupa motivas agar siswa selalu tetap menjaga semangat belajar.
d)    Siswa mengulang kembali pembelajaran sebelumnya berupa jawaban pertanyaan dari Guru secara lisan.
e)    Siswa mengetahui tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
f)     Siswa bersama Guru menghubungkan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pembelajaran sebelumnya.
b.    Kegiatan Inti
a)    Siswa bertanya kepada Guru terkait aspek penting dalam menghayati drama
b)    Siswa mendapatkan pemanasan/latihan terkait aspek penting dialog drama
c)    Siswa mendapatkan arahan tugas dari guru terkait mempraktikkan dialog drama
d)    Siswa membentuk kelompok, masing-masing kelompok terdapat 3 member.
e)    Setiap kelompok akan tampil ke depan, sebelum tampil akan diarahkan untuk memilih kertas undian yang telah disediakan Guru.
f)     Setiap kelompok akan mendapatkan 2 dialog wajib yang harus dipraktikkan pada saat drama.
g)    Setiap kelompok mempraktikkan drama secara spontan, tanpa persiapan, dengan tema bebas serta memainkan dialog apapun asalkan dialog wajibnya harus tersampaikan pula. Tentu saja harus ‘nyambung’.
h)    Setiap kelompok akan diberikan waktu 1 menit saja, selama waktu belum habis, siswa harus terus melakukan dialog.
i)      Kelompok lain akan memberikan komentar terkait penampilan kelompok yang sedang bermain drama secara tertulis dalam buku.
c.    Kegiatan Akhir
a)    Siswa melakukan refleksi belajar dengan cara menjawab pertanyaan dari Guru
b)    Siswa mengemukakan hikmah yang dapat diambil dari kegiatan belajar
c)    Siswa mendapatkan motivasi belajar dari guru

5.    Sumber Belajar
a.    Kosasih, Engkos. 2013. Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga
b.    Internet

6.    Media Pembelajaran
a.    Papan tulis dan spidol
b.    Kertas undian

7.    Penilaian
a.    Teknik                   : Tes tulis dan lisan
b.    Bentuk instrument : Tugas Harian
Test Kognitif
1.    Apa arti teks drama?
2.    Jelaskan aspek penting dalam memahami ddialog drama!

Pedoman skor
No
Kriteria
Skor
1.     
Siswa yang berani menjawab dan jawabannya benar
90
2.     
Siswa yang berani menjawab dan jawabannya kurang tepat/ salah
85
3.     
Siswa yang tidak menjawab
70



Test Psikomotor
Praktikkanlah dialog drama berdasarkan gerak-gerik secara spontan!
No
Kriteria
Skor
1.
Kelompok yang sesuai dengan 4 aspek dialog drama!
90
2.
Kelompok yang hanya sesuai 3 aspek dialog drama (setiap 1 aspek dikurangi 2 poin)
88
3.
Siswa yang tidak sesuai dengan aspek dialog drama
80




Mengetahui,                                                                            Bogor, 23 Januari 2019
Kepala Sekolah                                                                                   Guru Mata Pelajaran

(                       )                                                                  (Asep Robi Anggana, S.Pd)


CONTOH PUISI YANG MEMILIKI RIMA DAN KONOTASI

Kita ketahui bahwa sebelum membuat puisi, ada beberapa aspek yang harus kita perhatikan agar puisi yang kita buat terdengar indah dan memiliki estetika tersendiri.
Tentu saja, penyajian sebuah puisi berbeda dengan penyajian saat kita berbicara biasa. Saat berbicara, tentu saja tidak ada nilai seni yang didapat, sedangkan saat berpuisi, kita harus menggunakan diksi yang tepat agar pilihan kata yang kita buat mememiliki kata kias yang sesungguhnya.

Ada 4 unsur pembangun puisi yang harus diperhatikan. Antara lain:

1. Bermakna konotasi (Bukan makna yang sesungguhnya)

     Dalam hal ini puisi harus mengandung unsur konotasi, contohnya
     pada larik "Matahari bangkit dari sanubariku" 
     kata sanubariku memiliki arti jantung hati, artinya di sini bukan berarti ada matahari dalam
     jantung hati kita, akan tetapi, maknanya bisa jadi ada kebahagiaan dalam diri kita. Itulah maksud
      dari  konotasi yang dimaksud.

2. Adanya Rima (Persamaan bunyi)

    Puisi baku pada umumnya harus memiliki rima yang sama, meskipun para sastrawan memang tidak terikat akan aturan ini. Memang, banyak juga Para sastrawan yang membuat puisi tanpa rima, namun bukan berarti hal tersebut bukan puisi, akan tetapi, puisi-puisi tersebut tetap dikatakan puisi hanya saja disebut puisi bebas atau puisi tidak terikat.
Rima dalam puisi terbagi menjadi 2, yaitu Aliterasi (persamaan bunyi konsonan) dan Asonansi (persamaan bunyi vokal). Contohnya:
pada potongan larik puisi"

Apakah kita tidak dimaksud untuk mengerti itu semua?
Apakah kita hanya dipersiapkan untuk menjadi alat saja?

(Sajak anak muda: W.S Rendra)

nah, artinya, pada ujung larik (baris) terdapat vokal a, begitupun larik ke dua ujungnya juga vokal a. Itulah maksudnya rima.

3. Adanya Imaji (pencitraan)

    Terbagi menjadi 3 antara lain: Imaji taktil (perasaan), imaji Auditif (pendengaran), dan imaji visual (penglihatan). contohnya pada potongan puisi larik "Kita melihat kabur pribadi orang", nah pada imaji tersebut mengandung imaji Visual karena berhubungan dengan indra penglihatan.

4. Adanya simbol dan lambang

     Merupakan penggantian suatu hal atas hal lain. Hal tersebut bisa berupa benda atau apapun yang sifatnya singkat, misalnya 1- 2 kata. Contohnya pada kutipan puisi:

Dalam dirimu mengalir..
Sungai yang panjang..
Darah namanya,

(Dalam Diriku: Sapardi Djoko Damono)

Nah, berdasarkan potongan puisi di atas, kata Darah melambangkan kehidupan.

Itulah 4 unsur pembangun puisi, jadi tahu bukan? maka dari itu, mengapa rata-rata puisi itu sulit dimengerti karena ada unsur di atas. Namun, jika kita sering berlatih membcanya serta mengkajinya maka lambat laun akan mengerti sendiri.

Di bawah ini merupakan contoh puisi yang sesuai dengan usnur pembangun puisi di atas!

RINDU
Karya: Ahmad Dzaki Alfaruq

Rindu yang kurasakan
Tak hilang dalam pikiran
Bergelombang seperti lautan
Menghembus semua alat yang dibuatkan

Rindu yang kuinginkan
Sangat kuat menggemgam kesulitan
Menerobos semua ilmu yang disimpan
Terkumpul seperti kehausan

Tak lama kutinggalkan dia
Kembali seperti anak yang jumpa ibunya
Tak lepas dari kasih sayangnya
Merindukan masa yang menghidupkannya

Kasih sayang yang tak terlupakan
Menghiasi semua kehidupan
Menginginkan dia yang di depan
Untuk masa depan yang nyaman

LIHAT DIRIMU
Karya:Moh Zafran Aminudiin

Lihatlah dirimu ini
Kualah yang mengguncangi
Hidupku ini
Walau hidup hanya sehari

Kau melampaui matahari
Menerangi isi hati ini
Menghangatkan tubuh ini
Seorang yang sedang merinrih

Kau melebihi duniaku
Disaat hari bagaikan empedu
Kau melebihi zero gravitasi..
melebihi gaya tarik bumi

Walau hidup hanya sehelai padi
Kau sinariku hingga Nasi..
Walapun hidup abadi..
Kau tak terganti

PUISI BERMAKNA KONOTASI

KONSPIRASI ALAM SEMESTA
Karya: Muhammad Raffi

Alam berkonspirasi
Mereka bersekongkol
Bersatu..
Untuk menjatuhkanku

Semesta menganggapku sampah
Bumi pun menyingkap kebusukkannya
Semua menentangku
Kecuali satu

Iya, itu engkau
Yang selalu membakar diriku
Dengan api semangat
Yang kuharap, bertahan sampai kiamat

Itu adalah engkau,
Yang tak pernah membuatku tertawan
Terimakasih kawan,
Kuharap kau bukan khayalan

LELAH
Karya: M. Fabio. R.K

Betapa lelahnya diriku
Lelah mendengar suara sendiri
Suara yang seperti sungai yang tak berujung
Aku tenggelam di dalamnya

Betapa lelahnya diriku,
Lelah dengan usaha yang tak berbuah,
Bagai angin yang meniup tebing,
Memaku tanpa palu

Betapa lelahnya diriku,
Lelah, menjalani hari yang sama
Tak tahu kapan berakhirnya
Mungkin itulah yang terbaik

Betapa lelahnya diriku,
Mendengar kalimat hangat yang kubutuhkan
Mengetahui dengan jelas kekuranganku,
Takdir yang tidak ada penawarnya


TINTA
Karya: M. Sulthan Al-Faruq

Tinta untuk kreasi
Tinta dalam kertas yang amat polos
Tak ada satu tetes pun yang akan boros
Satu tetes adalah kreasi
Kreasi adalah seni
Kreasi tidak bisa dibeli

Amat sedih tidak kenal seni
Sebab seni itu seni sendiri
dari tinta ini..
nilai-nilai yang tersaji
tak perlu harus sembunyi

PETUALANGAN 12 HARI KE NEGERA INDIA DAN SRILANKA

Pernah kamu membayangkan bahwa kamu akan mendatangi negara yang diidam-idamkan selama ini, apalagi negara tersebut merupakan hasil dari khay...